Trust and Safety Training untuk Perlindungan Anak bagi Organisasi dan Komunitas

BeritaKomentar

Pada tanggal 7 s/d 8 Februari 2018, ECPAT Indonesia bekerja sama dengan Google Indonesia, menyelenggarakan pelatihan pencegahan eksploitasi seksual anak secara online. Pelatihan ini merupakan bagian dari rangkaian konferensi perlindungan anak online yang sudah diselenggarakan sejak tanggal 6 Februari 2018.

Pelatihan yang diselenggarakan di Kibar, Jakarta Pusat, turut melibatkan berbagai organisasi yang bergerak pada isu perlindungan anak, serta komunitas Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) yang dikoordinasikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA).

Pada hari pertama, pelatihan ini diisi oleh sesi perkenalan tentang konsep-konsep dasar dari bentuk-bentuk eksploitasi seksual anak online. Peserta mendapatkan materi tentang grooming, sexting dan bentuk-bentuk lainnya. Setelah pemberian materi, peserta dipisah dalam empat kelompok lalu berdiskusi dan menganalisis kasus-kasus eksploitasi seksual anak online yang terdapat di Indonesia.

Materi selanjutnya berkaitan dengan dasar hukum dan aspek legal dalam kasus-kasus eksploitasi seksual anak online. Peserta mendapatkan materi tentang dasar-dasar hukum dalam kasus eksploitasi seksual anak online serta diskusi kasus-kasus hukum yang berkaitan dengan permasalahan eksploitasi seksual anak online yang pernah diketahui peserta di sekitar wilayah kerjanya.

Sesi hari pertama ditutup dengan cara-cara pencegahan dari paparan materi pornografi atau kekerasan lainnya. Cara-cara pencegahan ini dengan memanfaatkan fitur-fitur dari aplikasi atau website.

Pada hari kedua, pelatihan dilanjutkan dengan paparan hasil survei serta rencana tindak lanjut dari hasil pelatihan ini. Peserta diminta untuk merumuskan aksi-aksi apa saja yang dapat dilakukan setelah kembali ke daerah asalnya untuk menyebarluaskan aksi pencegahan eksploitasi seksual anak online. Peserta juga mendapat materi khusus dari Google Indonesia tentang cara-cara memanfaatkan fitur keamanan dalam berinternet yang disediakan oleh Google.

Setelah pelatihan, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk berkunjung langsung ke Polda Metro Jaya. Kunjungan ini dilakukan untuk mendapatkan gambaran praktik langsung penanganan kasus eksploitasi seksual anak online di kepolisian. Selain mendengarkan paparan dari kepolisian, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk melihat langsung ruang-ruang dan investigasi kasus, khususnya kasus-kasus yang memanfaatkan internet.

Setelah rangkaian kegiatan ini, ECPAT Indonesia dan Google Indonesia juga berkomitmen untuk melakukan mereplikasi kegiatan yang sama di berbagai daerah di Indonesia.

Penulis : Deden Ramadani (Koordinator Riset)

ECPAT IndonesiaTrust and Safety Training untuk Perlindungan Anak bagi Organisasi dan Komunitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *