FGD Mengidentifikasi Masukan dari LSM untuk Penyusunan Panduan Terminologi Kekerasan dan Eksploitasi Anak

BeritaKomentar

Pada tanggal 20 Agustus 2018, ECPAT Indonesia diundang oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam kegiatan FGD mengidentifikasi masukan dari LSM untuk penyusunan panduan terminologi kekerasan dan eksploitasi anak di Bogor.

Penyusunan panduan terminologi ini dilatarbelakangi ketiadaan terminologi yang didefinisikan oleh Pemerintah Indonesia untuk bentuk-bentuk kekerasan dan eksploitasi anak yang terbaru. Hal ini seringkali menjadi kesulitan bagi penegak hukum dalam mengidentifikasi kasus-kasus kekerasan dan melakukan penegakan hukum terhadap kasus-kasus tersebut. Selain itu, ketiadaan definisi yang jelas juga seringkali mempersulit pekerja sosial dan pendamping dalam penanganan kasus-kasus eksploitasi dan kekerasan terhadap anak.

FGD yang melibatkan berbagai perwakilan pemerintah, kelompok masyarakat sipil dan lembaga internasional, membahas terminologi-terminologi apa saja yang penting untuk dibahas di dalam buku panduan yang akan dibuat. Para perwakilan kelompok masyarakat sipil dan lembaga internasional memberikan banyak masukan terkait pentingnya terminologi yang jelas dan sederhana, serta tidak berpotensi untuk memberikan stigma baru terhadap anak. Oleh karena itu, perlu kehati-hatian dalam mendefinisikan setiap terminologi yang dibuat untuk memastikan hal ini.

FGD ini ditutup dengan membagi peserta ke dalam tiga kelompok, kelompok pertama mengidentifikasi terminologi-terminologi baru, kelompok kedua mengidentifikasi terminologi yang sudah ada, sedangkan kelompok ketiga mendiskusikan model payung hukum yang akan menjadi dasar dari adanya panduan terminologi ini. Diharapkan pada tahun 2019, rencana penyusunan terminologi ini dapat diselenggarakan secara lebih konkret.

Penulis : Deden Ramadani

ECPAT IndonesiaFGD Mengidentifikasi Masukan dari LSM untuk Penyusunan Panduan Terminologi Kekerasan dan Eksploitasi Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *