Konsinyering Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi

BeritaKomentar

Pada tanggal 11 Desember 2017, ECPAT Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan konsinyering terhadap Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi. Kegiatan konsinyering yang diadakan di Hotel Morrisey, Cikini, Jakarta ini turut melibatkan beberapa praktisi dan perwakilan dari kelompok masyarakat sipil, pemerintah dan penegak hukum.

Kegiatan konsinyering yang diinisiasi oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak ini merupakan tindak lanjut dari hasil pertemuan finalisasi Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi. Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan masukan yang lebih konkret terhadap dokumen yang telah direvisi berdasarkan kegiatan finalisasi yang telah diselenggarakan sebelumnya. Selain itu, kegiatan ini merupakan tahap akhir dari penulisan pedoman standar penyediaan layanan bagi anak dan korban pelaku pornografi.

Pembahasan dalam kegiatan konsinyering ini mencakup banyak hal, mulai dari judul hingga substansi dan urutan per judul. Judul dari modul ini disepakati menjadi Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak dan Korban Pelaku Pornografi. Sebelum masuk pada isi modul, ada beberapa revisi yang diperlukan pada bagian glossary, yaitu penambahan definisi bantuan hukum, pendampingan psikologis, pendampingan medis, dan pekerja sosial professional (sesuai UU No 11 tahun 2009). Para praktisi yang hadir juga memberikan banyak masukan terhadap konten dan revisi teknis dari penulisan Pedoman Standar yang telah disusun ini.

Setelah pertemuan ini, direncanakan akan diadakan pertemuan internal dengan perwakilan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk mengagendakan peluncuran Standar Pedoman Penyediaan Layanan ini kepada khalayak luas pada tahun 2018.

Penulis
Koordinator Riset ECPAT Indonesia
Deden Ramadani

ECPAT IndonesiaKonsinyering Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *