Kunjungan WSD Handa Center for Human Rights and International Justice ke ECPAT Indonesia

BeritaKomentar

Kunjungan WSD Handa Center for Human Rights and International Justice ke ECPAT Indonesia

Rabu, 26 juli 2017 – ECPAT Indonesia menerima kunjungan Jessie Brunner, Acting Associate Director of Stanford University’s WSD Handa Center for Human Rights and International Justice. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka penelitian yang dilakukannya dengan Human Rights Resource Centre on human trafficking data in Southeast Asia.

Dalam kunjungannya, Jessie menjelaskanya bahwa keterbatasan data yang akurat dan terstandarisasi tentang perdagangan manusia menghambat komunitas anti perdagangan manusia internasional memahami permasalahan dan cakupan masalah, upaya intervensi, merancang dan mengimplementasikan solusi yang lebih efektif. Oleh karena itu, penelitian ini ingin mengetahui lebih jauh tentang praktik-praktik pengumpulan data dari berbagai negara sebagai studi kasus, untuk menemukan peluang dan kolaborasi dalam pengumpulan data yang dapat digunakan untuk mencegah dan mengambil langkah terhadap kejahatan perdagangan manusia, termasuk untuk melindungi korban dan penyintas.

ECPAT Indonesia menyampaikan mekanisme pendataan serta kendala-kendala yang dihadapi di Indonesia, khususnya terkait belum tersedianya mekanisme pendataan yang terintegrasi antar kelompok masyarakat sipil. Sehingga, berbagai data tentang permasalahan hak asasi manusia yang menjadi fokus masing-masing lembaga, masih terpisah-pisah di masing-masing lembaga. Kondisi ini tentu menghambat penanggulangan permasalahan hak asasi manusia yang lebih komprehensif di Indonesia karena sulitnya membaca tren dan pola yang terjadi dari setiap kasus perdagangan manusia yang terjadi di Indonesia.

Oleh karena itu, melalui penelitian yang dilakukan WSD Handa Center for Human Rights and International Justice dan Human Rights Resource Centre on human trafficking data in Southeast Asia, ECPAT Indonesia berharap dapat segera terwujud mekanisme pendataan yang terintegrasi antar kelompok masyarakat sipil untuk kasus perdagangan manusia di Indonesia. ECPAT Indonesia juga menanti kolaborasi lebih lanjut terkait pendataan setelah penelitian ini dilakukan

Penulis : Deden Ramadhani (Koordinator Riset)

ECPAT IndonesiaKunjungan WSD Handa Center for Human Rights and International Justice ke ECPAT Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *