Pelatihan Impact Oriented Project Management di Yogyakarta

BeritaKomentar

Pada tanggal 25 – 29 Maret 2018, ECPAT Indonesia terlibat dalam pelatihan impact oriented project management yang diselenggarakan oleh Kinder not Hilfe. Pelatihan ini diberikan dalam rangka memperkuat mitra Kinder Not Hilfe (KNH) dalam merancang dan memperkuat program yang berorientasi pada dampak.

Pada hari pertama, pelatihan diberikan berkaitan dengan mekanisme internal mitra KNH dalam membuat pelaporan keuangan yang baik dan akuntabel. Sesi ini diisi oleh Veronika dari KNH dan melibatkan setiap manajer keuangan di lembaga yang menjadi mitra KNH. Sesi ini memberikan pembelajaran bagi ECPAT Indonesia dalam membuat laporan keuangan yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada hari berikutnya, sesi pelatihan penyusunan impact oriented program management dimulai. Sesi yang dilakukan selama empat hari ini difasilitasi oleh Egbert Wits dan Odi Shalahuddin. Sesi ini dimulai dengan mendiskusikan esensi dari impact oriented project management. Berdasarkan penjelasan egbert, dapat disimpulkan bahwa impact oriented project management sangat penting bagi setiap lembaga dalam menyusun program. Melalui manajemen proyek yang berorientasi impact, maka setiap aktivitas kegiatan yang dilakukan oleh lembaga, tidak hanya terukur pada tingkat output, namun juga bisa terlihat pengaruhnya pada level use of output, outcome hingga di tingkat impact. Sehingga, setiap aktivitas yang dilakukan harus dipikirkan secara matang terkait dampak yang akan diperoleh dari aktivitas tersebut.

Pada hari-hari berikutnya, sesi pelatihan diisi dengan mendiskusikan proyek yang telah disusun oleh ECPAT Indonesia dan mitra lainnya bersama fasilitastor dan KNH. Selama proses ini, ECPAT Indonesia banyak mendapat pembelajaran khususnya dalam mengarahkan aktivitas yang berorientasi pada impact serta mendorong lebih banyak lagi partisipasi anak dalam kegiatan-kegiatan yang telah disusun.

Setelah kegiatan ini dilakukan, ECPAT Indonesia dan mitra KNH lainnya diminta untuk melakukan tindak lanjut dari hasil pelatihan ini. Sehingga, dapat terlihat perubahan yang terlihat pada proyek yang dikerjakan setelah sesi pelatihan.

Penulis : Deden Ramadani (Koordintaro Riset)

ECPAT IndonesiaPelatihan Impact Oriented Project Management di Yogyakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *