Penandatanganan Kerjasama ECPAT Indonesia dengan Badan Diklat Kejaksaan RI : Sebuah Komitmen Kejaksaan Ramah Anak

BeritaKomentar

07 Agustus 2018, Kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara ECPAT Indonesia dengan Badan Diklat Kejaksaan RI merupakan sebuah bentuk awal komitmen dalam mengupayakan kejaksaan yang ramah anak di Indonesia. Pada proses penandatanganan ini, ECPAT Indonesia diwakili oleh Bapak Ahmad Sofian sebagai koordinator nasional ECPAT Indonesia, sedangkan Badiklat Kejaksaan diwakili oleh Bapak Setia Untung Arimuladi sebagai Kepala Badiklat Kejaksaan RI.

Berdasarkan kasus-kasus eksploitasi anak yang sudah ditangani oleh ECPAT Indonesia ditemukan masih banyak evaluasi yang harus dibenahi baik dalam proses, prosedur dan bahkan keputusan pengadilan. Sebab, masih sering ditemukannya proses, prosedur dan keputusan yang tidak berpihak kepada korban, keluarga korban serta masyarakat. Ketidakberpihakan yang terjadi yaitu penegakan hukum yang tidak maksimal dalam penanganan kasus anak yang menjadi korban eksploitasi anak, seperti halnya aparat penegak hukum yang tidak maksimal dalam melakukan penyelidikan, perspektif aparat penegak hukum yang masih kurang terhadap isu eksploitasi seksual anak, serta penggunaan undang-undang yang tidak maksimal dan tidak tepat.

Dalam PKS yang telah ditandatangani, ECPAT Indonesia dan Badan Diklat Kejaksaan RI sepakat untuk bekerjasama dan berkomitmen dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas para jaksa, khususnya jaksa anak, dalam hal melakukan penanganan kasus-kasus eksploitasi anak. Kerjasama yang akan dijalankan dalam bentuk pembuatan modul pelatihan penanganan kasus-kasus eksploitasi anak dan juga pendidikan dan pelatihan penanganan kasus eksploitasi anak.

Penulis :

Safira Ryanatami

ECPAT IndonesiaPenandatanganan Kerjasama ECPAT Indonesia dengan Badan Diklat Kejaksaan RI : Sebuah Komitmen Kejaksaan Ramah Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *