Pertemuan Penyusunan Laporan OPSC dan OPAC di KPPPA

BeritaKomentar

Pada tanggal 12 Januari 2017, ECPAT Indonesia diundang oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak untuk membahas tentang Laporan Pemerintah mengenai OPAC dan OPSC. Pertemuan ini adalah pertemuan perdana yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dalam membahas Laporan Pemerintah mengenai OPAC dan OPSC.

Pertemuan ini turut dihadiri perwakilan deputi di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, perwakilan dari Kementerian Hukum dan HAM, serta Pak Hamid sebagai konsultan dalam laporan-laporan mengenai konvensi hak anak kepada Komite Hak Anak PBB.

Melalui pertemuan ini, disebutkan bahwa Kementerian Hukum dan HAM sebenarnya menargetkan Laporan OPSC dan OPAC selesai pada tahun tahun 2017. Namun, penyelesaian ini berbenturan dengan laporan CEDAW, sehingga Kemenkumham memprioritaskan untuk penyelesaian laporan CEDAW terlebih dulu. Pihak Kementerian Hukum dan HAM menargetkan pada tahun ini mereka dapat menyelesaikan kedua laporan ini dengan menyediakan anggaran dalam penyusunan laporan ini.

Senada dengan Kemenkumham, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) juga sepakat untuk mempercepat kerja dari penulisan laporan ini. Oleh karena itu, mereka berencana akan menyusun kerangka kerja dan waktu untuk penulisan Laporan OPSC dan OPAC ini. Pihak KPPPA menargetkan pada bulan Maret 2017, draft 1 laporan ini sudah dapat diselesaikan.

Tindak lanjut dari pertemuan ini adalah, Pihak Kementerian Hukum dan HAM akan melakukan review terhadap matriks yang sudah dibuat dalam waktu beberapa hari kerja, yang selanjutnya diikuti dengan pembentukan tim kecil untuk penulisan laporan ini.

Penulis : Deden Ramadani

ECPAT IndonesiaPertemuan Penyusunan Laporan OPSC dan OPAC di KPPPA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *