Seminar dan Workshop Smart School Online untuk Anak (Cirebon)

BeritaKomentar

ECPAT Indonesia bersama Yayasan Sejiwa dan ICT Watch, berkolaborasi dengan KOMPAK Jakarta dan Relawan TIK, dan didukung oleh Google.org menyelenggarakan Seminar dan Workshop Smart School Online untuk anak di kota Cirebon pada tanggal 25-27 September 2018. Kegiatan Smart School Online ini bertujuan untuk untuk mempersiapkan anak-anak agar dapat menghadapi berbagai rintangan di era digital.

Pada Seminar Smart School Online, peserta disuguhkan 3 materi literasi digital. ICT Watch memberikan materi tentang “Sehat dan Cerdas dalam Berinternet” yang didalamnya terdapat informasi mengenai bagaimana menghadapi risiko yang ada di internet, jejak digital, dan hak kebebasan berekpresi di sosial media. ECPAT Indonesia memberikan materi tentang “Mencegah Eksploitasi Seksual di Ranah Online”, dimana peserta diajak untuk tidak mudah berkenalan dengan orang yang tidak dikenal dan mengajak peserta agar menjaga privasinya di dunia online. Yayasan Sejiwa memberikan materi tentang “Menjadi Netizen Unggul”. Yayasan Sejiwa menyampaikan bahwa netizen yang unggul adalah netizen yang memiliki nilai positif yaitu tanggung jawab, empati, respek, toleransi dan berintegritas. Untuk menjadi netizen unggul, kita harus dapat mengatur penggunaan internet, dimana menurut penelitian waktu yang ideal penggunaan internet adalah 4 jam 17 menit.

Di kemudian hari, dilanjutkan dengan sesi Workshop. Sebagian peserta yang sudah ikut seminar dapat mengikuti workshop untuk memperdalam materi-materi yang sudah didapatkan pada saat seminar. Di workshop materi ECPAT Indonesia, dijelaskan lebih dalam lagi tentang Pengertian Eksploitasi Seksual Anak di Ranah Online termasuk pengertian kata eksploitasi, seksual, anak, dan online. Peserta diberikanan gambaran kasus yang terjadi di Indonesia, dan bentuk – bentuk eksploitasi seksual anak di ranah online. Peserta juga diberikan informasi mengenai bagaimana mengidentifikasi anak yang sedang mengalami groomig online dan apa peran yang mereka bisa lakukan. Selain itu, melalui permainan BERTEMAN YUK!!! Peserta juga diberikan pemahaman bahwa siapa saja dapat menjadi pelaku, Tidak ada profil khusus pelaku eksploitasi seksual di ranah online. Selain itu, peserta diajak untuk mencegah eksploitasi seksual anak di ranah online dan memahami apa saja peran peserta sebagai anak dan orang muda untuk melakukan pencegahan dan mengidentifikasi pelayanan dan pertolongan yang dapat mereka akses apabila mengetahui kasus eksploitasi seksual anak di ranah online.

Penulis : Oviani Fathul Janah

ECPAT IndonesiaSeminar dan Workshop Smart School Online untuk Anak (Cirebon)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *