Seminar Inklusi Sosial bagi Anak yang Dilacurkan

BeritaKomentar

Pada tanggal 29 Agustus 2018 Yayasan Sekretariat Anak Merdeka Indonesia (SAMIN) mengadakan seminar nasional berjudul “Inklusi Sosial bagi Anak yang Dilacurkan“ di Redtop Hotel, Jakarta Pusat. Seminar nasional ini adalah rangkaian puncak dari seminar-seminar yang telah dilakukan sebelumnya di 5 kota yang ada di Indonesia yaitu, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Lampung dan Garut.  Acara ini sekaligus meluncurkan buku tentang cerita anak-anak yang telah bebas dari jeratan prostitusi yang pernah menimpa mereka dimasa lalu, dan bagaimana harapan mereka terhadap masa depan mereka selanjutnya.

Dalam seminar nasional ini Yayasan SAMIN mengundang beberapa pembicara yang terdiri dari pemerintah, diwakili oleh Kementerian Komunikasi dan Informasi, Kementerian BAPPENAS, Kementerian Sosial, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan ada juga dari Akademisi yang diwakili oleh UGM dan juga lembaga yang memiliki perhatian pada isu eksploitasi seksual anak di Indonesia yang salah satunya diwakili oleh ECPAT Indonesia.

Pada kesempatan ini ECPAT mempresentasikan terkait pengalaman-pengalaman yang dilakukan selama tahun 2015 sampai 2018 dalam memerangi eksploitasi seksual anak di Indonesia. Kordinator Nasional ECPAT Indonesia, Bapak Dr. Ahmad Sofian, SH, MA, memaparkan terkait apa yang telah dilakukan oleh ECPAT Indonesia selama tiga tahun tersebut. Keberhasilan-keberhasilan yang telah dicapai selama ini, salah satunya adalah membuat kesepakatan bersama dengan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepolisian Republik Indonesia dalam penanganan kasus-kasus kekerasan dan eksploitasi seksual anak di Indonesia, dengan melatih 25 personel Unit Perlindungan Perempuan dan Anak yang ada di 4 propinsi.

Lalu Bapak Ahmad Sofian juga memaparkan keberhasilan terbaru dalam advokasi dengan penegak hukum, yaitu membuat kesepakatan bersama dengan Badan Diklat Kejaksaan Republik Indonesia. Selain itu juga ECPAT memaparkan rencana yang akan dilakukan kedepannya dalam memerangi eksploitasi seksual anak di Indonesia, ECPAT berharap Indonesia benar-benar terbebas dari eksploitasi seksual komersial anak.

Penulis : Rio Hendra

ECPAT IndonesiaSeminar Inklusi Sosial bagi Anak yang Dilacurkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *