Smart School Online di Pontianak

BeritaKomentar

Pada tanggal 24 – 26 April 2018, ECPAT Indonesia bersama mengadakan Seminar dan Workshop Smart School Online yang ditujukan untuk orang tua, guru, komunitas dan anak di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Kegiatan ini turut melibatkan Yayasan Sejiwa dan ICT Watch serta turut dibantu oleh relawan TIK dan KOMPAK Jakarta.

Acara dimulai dengan sambutan perwakilan dari Tim Smart School Online diwakili oleh Ibu Diena Haryana yang menyampaikan betapa pentingnya Smart School Online bagi orang tua, guru dan anak-anak Indonesia dalam literasi digital.

Dalam seminar tersebut menghadirkan 3 narasumber yaitu narasumber pertama adalah Ibu Widuri dari ICTWatch, kedua Andy Ardian dari ECPAT Indonesia dan ketiga Ibu Diena Haryana dari Yayasan Sejiwa.

Narasumber pertama, ICT Watch Ibu Widuri, menyampaikan tentang internet sehat. Saat ini di masyarakat ada fenomena secara masif penggunaan sosial media untuk saling terhubung dan berkomunikasi melalui whatsapp, BBM, facebook, instagram dll, sehingga teori Piramida Maslow yang dulunya menempatkan makan sebagai kebutuhan pokok saat ini telah bergeser menjadi baterai handphone sebagai kebutuhan mendasar, pada lapis piramida kedua adalah kebutuhan signal (wifi). Sehingga membutuhkan upaya gerakan memberikan internet sehat bagi anak yaitu melalui manajemen dan kontrol dari orang tua terhadap anak. Narasumber kedua Andy Ardian dari ECPAT Indonesia yang menyampaikan tentang Eksploitasi Seksual Anak Online, mulai dari definisi eksploitasi seksual anak online yaitu berbagai bentuk kekerasan seksual anak yang terjadi di ranah online. Materi ketiga, tentang digital parenting yang dibawakan oleh Yayasan Sejiwa Ibu Diena Haryana bertujuan agar para pendidik dapat mendampingi anak di era digital dengan cara-cara yang asik dan bijak.

Setelah penyelenggaraan Seminar, kegiatan dilakukan dengan penyelenggaraan workshop. Worokshop ini dibagi menjadi tiga kelas, yaitu kelas yang dikelola oleh ECPAT Indonesia, Yayasan Sejiwa dan ICT Watch. Masing-masing kelas mengangkat isu yang berbeda sesuai dengan fokus dari lembaga tersebut. Pada kelas ECPAT Indonesia, topik yang menjadi fokus pelatihan adalah Upaya Pencegahan Eksploitasi seksual anak di ranah online. Topik ini dipilih dengan pertimbangan semakin maraknya kasus-kasus eksploitasi seksual anak di ranah online serta minimnya upaya pemerintah dalam melakukan pencegahan terhadap permasalahan tersebut.

Workshop pada hari pertama difokuskan untuk orang tua, guru dan komunitas. Workshop ini membahas tentang pemahaman bentuk bentuk eksploitasi seksual anak online, regulasi hukum yang mengatur, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan. Workshop ini tidak hanya berupa sesi satu arah, melainkan juga mengadakan diskusi kelompok untuk meningkatkan pemahaman peserta dan mengkontekstualisasikan permasalahan dengan kehidupan di sekitar. Sedangkan, workshop pada hari kedua ditujukan untuk anak-anak. Workshop ini membahas lebih mendalam tentang bahaya eksploitasi seksual anak online serta upaya yang dapat dilakukan oleh orang muda.Sesi ini difasilitasi oleh Stefany dari Kompak Jakarta melalui diskusi, sharing dan beragam permainan seru yang mendorong anak-anak terlibat aktif di dalamnya.

Dengan selesainya sesi workshop anak, selesai juga kegiatan Smart School Online di Pontianak.Sesi selanjutnya akan dilangsungkan di Purwokerto, Jawa Tengah.

Penulis:
Deden Ramadani

ECPAT IndonesiaSmart School Online di Pontianak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *