Uji Coba Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Makassar

BeritaKomentar

ECPAT Indonesia bekerja sama dengan Asdep Perlindungan Anak Dari Situasi Darurat Dan Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak melaksanakan Uji Coba Desa/Kelurahan Bebas Pornografi. Uji coba ini merupakan langkah awal pemerintah untuk mewujudkan Desa/Kelurahan yang memiliki regulasi dan kebijakan yang melindungi anak dari paparan atau menjadi objek pornografi. Kegiatan uji coba pertama kali dilaksanakan di Kelurahan Maccini Parang, Makassar. Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk mewujudkan Kelurahan Maccini Parang menjadi kelurahan yang melakukan upaya-upaya untuk mencegah terjadinya pornografi anak.

Uji Coba Desa/Kelurahan Bebas Pornografi dihadiri oleh 45 peserta yang terdiri dari 27 peserta perempuan dan 18 peserta laki-laki. peserta terdiri dari Tokoh Agama, Pengurus Majelis Taklim, Ketua RT, Ketua RW, Lurah, PKK, PATBM, Forum Anak, Organisasi Masyarakat dan Karang Taruna.

Kegiatan ini dibuka oleh sambutan dari Bapak Dermawan Msi (Asdep Perlindungan Anak Dari Situasi Darurat Dan Pornografi Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak), beliau menyampaikan data-data tentang pornografi anak di Indonesia serta tujuan diadakannya kegiatan Uji Coba Desa/Kelurahan Bebas Pornografi. Kemudian, dilanjutkan sambutan dari Ibu Nur Anti SE. MI (Kepala Dinas PPA Provinsi Sulawesi Selatan) yang menyampaikan tentang situasi dan kasus-kasus kekerasan di Kelurahan Maccini Parang. Selain itu, Bapak Alamsyah Sahabudin S.Stp.Msi juga memberi sambutan dan menyampaikan tentang bagaimana keaktifan unsur-unsur di Kelurahan Maccini Parang dalam melakukan pencegahan terhadap kekerasan pada anak. Dalam pembukaan kegiatan ini, ECPAT Indonesia dan Asdep SDP KPPPA memberikan buku Panduan Desa/Kelurahan Bebas Pornografi kepada Bapak Haris S.Sos selaku Lurah Maccini Parang. Nantinya, buku ini juga akan diberikan kepada seluruh unsur terkait.

Kegiatan Uji Coba Desa/Kelurahan Bebas Pornografi kemudian dilanjutkan paparan oleh Bapak Ahmad Sofian S.H, M.S (ECPAT Indonesia). Peserta diberikan informasi tentang pengertian pornografi anak, apa saja jenis-jenis pornografi anak, siapa pelaku pornografi anak dan aspek hukum yang mengatur perlindungan anak. Setelah itu peserta diberi informasi mengenai buku panduan untuk mewujudkan desa/kelurahan yang bebas dari pornografi anak, dimulai dengan pemaparan pengertian, prinsip-prinsip, kreteria dari desa bebas pornografi anak, kemudian tahapan apa yang dapat dilakukan, kemudian bagaimana strateginya dan indikator apa yang harus dicapai untuk menjadi desa yang bebas dari pornografi anak.

Kegiatan diakhiri dengan diskusi kelompok yang terdiri dari 3 kelompok. Kelompok pertama mendiskusikan tentang situasi pornografi anak di Kelurahan Maccini Parang dan apa faktor penyebabnya. Kelompok kedua mendiskusikan tentang langkah-langkah apa saja yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan dalam mengatasi pornografi anak di Kelurahan Maccini Parang. Kelompok ketiga mendiskusikan rencana aksi tindak lanjut yang konkrit untuk mencegah terjadinya pornografi anak di Kelurahan Maccini Parang. Seluruh peserta semangat dalam berdiskusi dan peserta berkomitmen untuk berupaya mewujudkan Kelurahan Maccini Parang bebas dari pornografi anak.

Penulis : Oviani Fathul Janah

ECPAT IndonesiaUji Coba Desa/Kelurahan Bebas Pornografi Anak di Makassar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *