Workshop Finalisasi Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi

BeritaKomentar

20171127_170624

Grand Cemara Hotel, Jakarta. Pada tanggal 27 November 2017, ECPAT Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menyelenggarakan Workshop Finalisasi Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan peran serta stakeholder dan pengambilan kebijakan dalam menyediakan layanan yang memuat penanganan awal, pembinaan, pendampingan, dan pemulihan terhadap anak yang menjadi korban atau pelaku pornografi di tingkat provinsi dan kabupaten/kota (pemda, lembaga sosial, lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan). Kegiatan workshop tersebut diselenggarakan di Jakarta dengan mmelibatkan pemerintah, kepolisian, P2TP2A, dan pihak lembaga sosial lainnya.

Ahmad Sofian, sebagai Koordinator Nasionnal ECPAT Indonesia, membuka acara kegiatan workshop dengan memaparkan draft final Standar Pedoman Penyedian Layanan bagi anak yang menjadi korban atau pelaku pornografi. Hasil draft final ini berdasarkan hasil uji coba yang dilakukan kepada penyedia layanan dan pemangku kepentingan terkait di D.I Yogyakarta dan Samarinda. Hasil uji coba ini dimulai sejak bulan Agustus hingga November 2017. Melalui Finalisasi Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang menjadi korban atau pelaku pornografi ini, diharapkan dapat terumuskan mekanisme dan prosedur yang tepat untuk meminimalisir dampak yang dialami oleh anak yang menjadi pelaku atau korban pornografi.

Kegiatan ini diselenggarakan dengan menghadirkan tiga pembicara dalam sesi diskusi  dan Tanya jawab yaitu Andy Ardian, Ahmad Sofian, dan Valentina Ginting. Para peserta yang hadir sangat aktif dengan memberikan masukan, saran dan kritikan untuk penyempurnaan draft pedoman yang telah disusun. Peserta diberikan waktu sekitar 15 menit untuk bertanya dan memberikan kritikan ataupun saran sebelum memasuki acara selanjutnya. Kegiatan selanjutnya dilakukan sesi diskusi perkelompok. Peserta dibagi menjadi 6 kelompok, dimana para peserta dibagi dengan topik dan pembahasan yang mereka kuasai. Selanjutnya dilakukan pemamparan dari peserta tentang review mereka terkait Standar Pedoman Penyediaan Layanan yang telah dibuat berdasarkan pengalaman mereka selama melakukan pendampingan.

Melalui kegiatan workshop tersebut, ECPAT Indonesia mendapat banyak masukan, saran, perbaikan dan kritik terhadap pedoman yang telah disusun oleh tim-tim perumus. Selain itu, terdapat juga saran dan masukan norma serta mekanisme untuk melaksanakan pedoman yang baik di tingkat nasional maupun di tingkat provinsi/kabupaten. Di akhir penghujung acara, Ibu Valentine memberikan sambutan penutup dan ucapan terima kasih atas parsipasi aktif para peserta sehingga acara workshop dapat berjalan dengan baik.

Penulis
Vernando Sitinjak
Internship ECPAT Indonesia

Editor
Deden Ramadani
Koordinator Riset ECPAT Indonesia

ECPAT IndonesiaWorkshop Finalisasi Pedoman Standar Penyediaan Layanan bagi Anak yang Menjadi Korban atau Pelaku Pornografi

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *