Jakarta, 19 Agustus 2025 - ECPAT Indonesia melalui dukungan United Nations Voluntary Trust Fund for Victims of Trafficking in Persons melanjutkan series edukasi bersama anak - anak yang merupakan kelompok rentan, korban serta penyintas dari Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) untuk tujuan seksual di Jakarta Timur. Edukasi yang sebelumnya berfokus pada permasalahan bagaimana anak - anak bisa mengelola uang dengan pemahaman akan literasi finansial yang baik berlanjut dengan adanya topik baru untuk memahami bagaimana anak - anak bisa menjaga kesehatan reproduksi mereka.
Karena isu kesehatan reproduksi merupakan topik yang cukup sensitif bagi anak-anak rentan maupun penyintas TPPO, rangkaian enam sesi ini diawali dengan pertemuan pertama yang difokuskan pada pengenalan dan pemahaman terhadap luka masa lalu yang dialami anak-anak. Pada sesi perdana ini, anak-anak difasilitasi oleh Ibu Aida Ahmad, seorang Counselor & Hypnotherapist, untuk membantu memperdalam pemahaman psikologis mereka sekaligus mengajak mereka mengenal diri sendiri sebelum memasuki pembahasan yang lebih sensitif.
Sesi berjalan dengan cukup aktif yang menggabungkan sesi pemaparan dan juga aktivitas dengan worksheet yang bisa diisi bersama anak - anak, seperti mewarnai sesuai dengan suasana hati anak - anak, dilanjutkan dengan tes psikologi untuk melihat bakat yang dimiliki oleh anak - anak, sesi yang berjalan juga diselingi dengan ice breaking untuk mencairkan suasana bersama dengan anak-anak. Proses sesi berjalan berlanjut dengan worksheet psikologi dan mengenali emosi lalu ditutup dengan pengisian lembar Adverse Childhood Experiences untuk melihat trauma yang dimiliki oleh anak - anak peserta.
Harapannya, melalui proses awal dalam mengenali emosi, latar belakang, serta trauma yang dimiliki anak-anak, mereka dapat lebih terbuka dan merasa nyaman untuk mengikuti rangkaian sesi selanjutnya yang berkaitan dengan isu kesehatan reproduksi. Selain itu, proses ini juga membantu kami mengidentifikasi anak-anak yang membutuhkan layanan psikologis lanjutan sekaligus memetakan aktivitas yang sesuai untuk mendukung pengembangan minat dan bakat mereka di masa depan.