Jakarta, 27 September 2025 - Dengan dukungan dari United Nations Voluntary Trust Fund for Victims of Trafficking in Persons, ECPAT Indonesia bersama dengan anak dampingan dari Yayasan Bandungwangi dan UPTD PPA DKI Jakarta melaksanakan lanjutan sesi edukasi kesehatan reproduksi bersama anak - anak rentan, korban dan penyintas. Sesi awal dibuka dengan adanya review dari materi yang mereka terima di pertemuan sebelumnya, apa yang mereka dapat dan apa yang baru mereka ketahui berkaitan dengan edukasi kesehatan reproduksi.
Pada pertemuan ketiga bersama Yayasan PKBI, kegiatan diawali dengan pelaksanaan pretest yang membantu anak-anak peserta memperoleh gambaran awal tentang materi yang akan dipelajari pada sesi ini. Melalui pretest ini, fasilitator juga dapat melihat sejauh mana pemahaman awal peserta terkait topik yang akan dibahas.
Pada sesi utama, fasilitator membawakan alat - alat peraga yang berkaitan untuk organ reproduksi sebagai gambaran bagi anak - anak, pembahasan selanjutnya difokuskan pada cara menjaga kebersihan organ reproduksi sebagai bentuk menghargai diri sendiri. Selain itu, anak-anak juga diajak untuk mengenali siklus menstruasi dari berbagai aspek, termasuk proses yang terjadi, mitos dan fakta yang beredar, serta manajemen kebersihan saat menstruasi. Sebagai bagian dari pembelajaran praktis, peserta juga dihimbau untuk mengunduh dan mengakses aplikasi Oky Indonesia sebagai media untuk memantau dan memahami siklus menstruasi mereka dengan lebih baik.
Sesi terakhir adalah pembahasan mengenai penyakit menular seksual, yang diantaranya adalah HIV/AIDS dan IMS (Infeksi Menular Seksual) yang merupakan penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual tidak aman, penggunaan jarum suntik bersama, atau dari ibu kepada anak selama kehamilan, persalinan, maupun menyusui. Sesi yang ada diimbang dengan latihan bersama anak-anak melalui kartu kartu soal yang berisi mitos dan fakta serta potongan kata yang harus disusun oleh peserta berkaitan dengan faktor - faktor penyebab penyakit menular seksual
Harapannya melalui edukasi sesi ketiga ini, para anak - anak penerima manfaat dalam project ini dapat lebih menyadari pentingnya menjaga kebersihan organ reproduksi juga dengan memahami siklus menstruasi yang baik dan mengenali faktor - faktor dari timbulnya penyakit menular seksual.