Belajar Antar Negara: Kunjungan Aliansi Down To Zero India Ke Indonesia Dalam Rangka Country Learning Program Down To Zero

BeritaKomentar

Selama lima (5) hari, aliansi Down to Zero India yang terdiri dari EQUATIONS dan SANLAAP melakukan kunjungan ke Jakarta (Indonesia) untuk mempelajari kerja advokasi aliansi Down to Zero Indonesia ke penegak hukum, pemerintah dan pihak-pihak swasta dalam menghapus angka eksploitasi seksual anak. Selain itu, kunjungan ini dilakukan untuk mempelajari Community Based Child Participation Mechanism (CBCPM) yang dimiliki oleh Yayasan Bandungwangi sebagai salah satu yayasan di Jakarta dengan fokus untuk melakukan pendampingan korban. Tujuan dari pembelajaran ini untuk memperkuat strategi advokasi EQUATIONS dan SANLAAP ke pemerintah dan pihak-pihak swasta di India, serta memperkuat kinerja Down to Zero sebagai aliansi global.

Selain sebagai aliansi Down to Zero, EQUATIONS dan SANLAAP merupakan anggota dari ECPAT International yang bergerak untuk melindungi anak dari situasi eksploitasi seksual dengan area kerja yang saling berbeda. EQUATIONS (Equitable Tourism Options) sendiri merupakan organisasi yang fokus terhadap penelitian, kampanye dan advokasi mengenai dampak dari wisata dengan pendekatan secara tematik, salah satunya fokus terhadap perlindungan anak di daerah wisata. Sedangkan, SANLAAP bergerak dalam menjangkau anak sebagai korban eksploitasi seksual dengan berbagai program, seperti rehabilitasi, memberikan edukasi dan juga vocational training.

Dalam kegiatan ini, aliansi Down to Zero India bersama aliansi Down to Zero Indonesia melakukan kunjungan ke beberapa lembaga pemerintah seperti Badan Diklat Kejaksaan RI dan Polda Metro Jaya untuk mempelajari upaya dan kebijakan yang sudah dilakukan dalam melakukan perlindungan anak. Baik Badan Diklat Kejaksaan RI maupun Polda Metro Jaya, salah satu upaya yang sudah dilakukan dalam melindungi anak yaitu dengan menjalin kerjasama dengan lembaga masyarakat yang salah satunya adalah ECPAT Indonesia. Khususnya Badan Diklat Kejaksaan RI,  di tahun 2018 ini telah melakukan penandatanganan MoU bersama ECPAT Indonesia dalam menginisiasi program kerja pelatihan bersama kejaksaan untuk meningkatkan kapasitas jaksa dan jaksa anak dalam melakukan perlindungan dan penuntutan dalam kasus eksploitasi seksual anak. Sedangkan, untuk Polda Metro Jaya, saat ini sedang melakukan kerjasama dengan Bappenas dalam memperluas Child Protection Unit di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA).

Selain dengan lembaga pemerintah, beberapa kunjungan ke pihak swasta juga dilakukan, seperti ke Facebook Indonesia dan Twitter Indonesia untuk memahami program, sistem dan kebijakan yang sudah dibangun dalam melakukan perlindungan anak, khususnya dalam situasi eksploitasi seksual yang terjadi di ranah online. Dalam diskusi yang dilakukan, salah satu upaya yang sudah dilakukan oleh Facebook adalah dengan membuat community guidelines sebagai salah satu acuan untuk menggunakan Facebook yang aman dan nyaman. Di community guidelines tersebut, juga terdapat kebijakan khusus dalam melindungi anak dari situasi eksploitasi seksual anak, kebijakan tersebut dapat dilihat dalam link berikut ini :

  1. https://www.facebook.com/help/189165674568397?helpref=search&sr=1&query=child%20exploitation
  2. https://www.facebook.com/help/122006714548814?helpref=search&sr=2&query=child%20exploitation
  3. https://www.facebook.com/safety

Di samping itu, Twitter sudah sangat menyadari pentingnya mencegah dan menangani eksploitasi seksual dalam jaringan (online) sejak Twitter pertama kali berdiri, sehingga sejak awal Twitter sudah memiliki formulir khusus apabila ada yang melihat konten terkait eksploitasi seksual, formulir tersebut dapat di akses di : https://help.twitter.com/forms/cse.

Selain berkunjung ke lembaga pemerintah dan pihak swasta, aliansi Down to Zero juga menjadi pembicara di kegiatan ‘Membangun Penerapan Prinsip-Prinsip Bisnis Berbasis Hak Anak (CRBP) di Usaha Wisata’ untuk berbicara mengenai praktik baiknya dalam melakukan pendekatan dengan usaha kecil dan menengah yang diwakili oleh Joyatri Ray dari EQUATIONS. Selain itu, di kegiatan talkshow dalam rangka hari anti kekerasan terhadap perempuan, Tapoti dari SANLAAP menjadi pembicara untuk berbagi mengenai pengalaman-pengalamannya sebagai organisasi dalam menangani kasus eksploitasi seksual anak. Pada kegiatan talkshow tersebut, TikTok juga hadir untuk berbagi dengan para penyintas mengenai komitmen TikTok dalam perlindungan anak melalui kebijakan yang dibuat.

Sebagai penutupan, aliansi Down to Zero India mengunjungi museum wayang yang berada di kota tua untuk melihat karya dan budaya khas Indonesia.

Penulis : Safira Ryanatami

ECPAT IndonesiaBelajar Antar Negara: Kunjungan Aliansi Down To Zero India Ke Indonesia Dalam Rangka Country Learning Program Down To Zero

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.