Penggunaan Internet Sehat di Sekolah

SHARE
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Internet merupakan kebutuhan utama untuk semua masyarakat tak terkecuali para siswa yang sehari-hari sudah sangat akrab dengan penggunaan internet baik untuk sosial media, mencari bahan pelajaran, dan lain-lain. tak terpungkiri perkemangan teknologi informasi sekarang ini mempunya banyak dampak positif namun tak menampik pula ada banya juga sisi negatif yang ditimbulkan.

Jika penggunaan internet pada anak tidak dikontrol akan menimbulkan hal-hal negatif, menurut Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada tahun 2010, sebanyak 80 juta anak-anak terbiasa mengakses situs pornografi dan jumlahnya kiat meningkat setiap tahun. Sementara itu,90% anak terpapar pornografi di internet terjadi saat berusia 11 tahun, dan sebagian besar terjadi saat mereka mengerjakan tugas sekolahnya (Ropelato, 2011). Menurut data DNS Nawala, pornografi menempati posisi teratas dalam kategori dan jumlah data situs yang mengandung konten negatif.  Hal ini semakin didukung oleh lemahnya regulasi pemerintah mengenai pornografi yang menyebabkan semakin meningkatnya jumlah pengakses situs pornografi.

Di level global, tanggal 10 februari merupakan Hari Internet Aman sedunia yang di peringati diseluruh dunia tak terkecuali di Indonesia. Oleh karena itu pada tanggal 11 Februari 2015 Id-Corp yang terdiri dari ECPAT Indonesia, DNS Nawala, Relawan TIK, KPAI, Kominfo, ICT Watch, Google Indonesia, dan APJII mengadakan Talkshow bertema “Bersama Wujudkan Internet Ramah Anak” sebagai upaya bersama untuk mempromosikan penggunaan teknologi yang lebih bertanggung jawab dan aman terutama di kalangan anak-anak dan orang muda di seluruh dunia.

Acara ini d iisi dengan diskusi mengenai penggunaan internet dikalangan remaja yang diisi oleh Andy Ardian dari ECPAT Indonesia dan Yamin dari DNS Nawala. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat lebih meningkatkan kesadaran dan tercipatanya sinergitas di setiap elemen masyarakat mulai dari Anak itu sendiri, Keluarga, Dunia Pendidikan, Masyarakat, Dunia Usaha hingga Pemerintah.

SHARE
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Masukkan kata kunci pencarian...