Review Buku Panduan Internet Aman untuk Anak

BeritaKomentar

Pada tanggal 19 Maret 2019, ECPAT Indonesia bersama Asisten Deputi bidang Kekerasan dan Eksploitasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) mengadakan pertemuan untuk melakukan review terhadap modul pelatihan Internet Aman untuk Anak. Kegiatan ini dihadiri sekitar 10 orang dan dilaksanakan di Kantor KPPPA, Jakarta.

Pertemuan ini banyak membahas tentang penambahan materi pada modul pelatihan yang telah disusun dan dipergunakan pada tahun 2018. Asisten Deputi Bidang Kekerasan dan Eksploitasi, Ibu Valentina Gintings, memberikan masukan untuk menambah materi tentang pendampingan kasus eksploitasi seksual anak di kepolisian. Hal ini menjadi penting karena target sasaran pelatihan adalah kelompok Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat (PATBM) di berbagai wilayah di Indonesia. Mereka seringkali berhadapan dengan para penegak hukum saat menghadapi berbagai kasus ekploitasi seksual anak online di daerahnya. Oleh karena, pelibatan kepolisian diharapkan tidak hanya menambah pengetahun mereka, tetapi juga memperkuat hubungan dan jejaring dengan pihak kepolisian.

Selain menambah materi tentang kepolisian, masukan lain yang menjadi fokus pembahasan dari pertemuan ini adalah penambahan sesi pelatihan khusus anak. Hal ini berdasarkan refleksi bahwa pada pelatihan-pelatihan sebelumnya, terlalu berfokus pada kelompok PATBM dan belum melibatkan kelompok-kelompok anak. Oleh karena itu, pihak asisten deputi menginginkan untuk mengadakan pelatihan secara paralel di hari yang sama dengan melibatkan anak yang berasal dari forum anak maupun dari sekolah-sekolah di sekitar lokasi pelatihan.

Catatan terakhir yang diberikan berfokus pada penyederhanaan konsep dan memperbanyak grafis untuk diletakkan di dalam modul. Sehingga grafis menampilkan visual yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh para pembaca yang menggunakan modul ini. Berdasarkan masukan-masukan tersebut, ECPAT Indonesia akan menindaklanjutinya dengan mengevaluasi konten modul yang telah dibuat. Selain itu, penambahan materi dan juga grafis juga turut dipertimbangkan agar hasil pelatihan dapat lebih maksimal di masa mendatang.

Penulis:
Deden Ramadani
Koordinator Riset ECPAT Indonesia

ECPAT IndonesiaReview Buku Panduan Internet Aman untuk Anak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.