Temu Kordinasi tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang

SHARE
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Temu koordinasi tindak pidana perdagangan orang dilaksanakan pada tanggal 20 juni 2014 di KEMENDIKBUD. Menurut Dirjen PAUDNI Kemendikbud bahwa sekaranglah saatnya untuk merevisi Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, karena didalam Undang-undang tersebut untuk wajib belajar 9 tahun sudah tidak relevan dan harusnya wajib belajar adalah 12 tahun.Dirjen PAUDNI juga menjelaskan program yang akan dijalani yaitu membuat PAUD terpadu yang terdiri didalamnya TK (Taman Kanak-Kanak), KB (Kelompok Bermain), TPA (Taman Pendidikan Agama) Bagi anak-anak.Tapi diharapkan bukan hanya pemerintah saja yang membuat PAUD terpadu tersebut tapi juga diharapkan peran dari swasta untuk bisa membuat PAUD terpadu tersebut dalam model sharing dengan pemerintah.

Dirjen PAUDNI berharap bahwa Dirjen yang dibawahinya tidak hanya menjadi lembaga yang hanya memberikan dana saja kepada mitra-mitranya tapi juga bisa bekerjasama dengan lembaga-lembaga mitra untuk pengembangan program.Dirjen PAUDNI pun menambahkan bahwa Permendiknas tentang Pendidikan Non Formal yang selama ini diharapkan oleh lembaga-lembaga mitra pun tidak kunjung disahkan karena mengendap dibagian Biro Hukum dari Kemendikbud dan Dirjen PAUDNI berjanji untukmenfollow up kan tentang Permendiknas tersebut.

Menurut Dirjen PAUDNI setiap jenis kursus/keterampilan mulai sekarang harus jelas, jadi ketika ada anak yang keluar atau lulus dari tempat kursus/keterampilan tersebut mereka harus mempunyai skill yang benar-benar sesuai dengan keahlian yang diambil ditempat kursusnya dan nama tempat kursus harus jelas dan siapa pengajarnya pun harus jelas, supaya anak-anak yang keluar atau lulusan dari tempat tersebut bisa langsung diterima didunia kerja atau mereka bisa membuka usaha sesuai keterampilan yang dia ikuti ditempat kursus.

Dirjen PAUDINI juga menyinggung tentang kurikulum untuk PAUD yang akan segera disahkan padata tahun ini, maka Pak Dirjen berharao para mitra untuk membantu mengecek ulang kurikulum tersebut agar cocok sebagai bahan ajar di Paud.

(Rio Hendra)

SHARE
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Masukkan kata kunci pencarian...