Membangun Media Ramah Anak

Eksploitasi Seksual Anak merupakan kejahatan yang masih marak terjadi, terutama selama pandemi COVID berlangsung. Sepanjang tahun 2018, tercatat 1685 anak-anak yang telah menjadi korban dari kekerasan dan eksploitasi seksual, yang mana 77 persen-nya teridentifikasi anak perempuan dan 33 persen-nya anak laki-laki. Di tahun 2019, kejahatan seksual pada anak yang menggunakan Internet sebagai media masih menjadi tren tertinggi. Menurut data yang dimiliki oleh Mabes Polri, sampai Agustus 2019 ada sekitar 236 kasus kejahatan seksual melalui online (daring). Dari hasil pemantauan yang dilakukan ECPAT Indonesia pun pada kwartal pertama 2019 menemukan bahwa kasus-kasus kejahatan seksual anak melalui daring cukup besar angkanya dari 37 kasus yang ditemukan, sekitar 35 persen-nya adalah kejahatan seksual anak melalui daring, baik itu kasus pornografi dan kasus child grooming online.

Media sebagai sebuah katalisator memiliki peran signifikan dalam membentuk persepsi masyarakat terhadap perlindungan terhadap anak terutama anak dari eksploitasi seksual sesuai amanat dalam UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Berbagai inisiatif sudah dilakukan dalam memperkuat keterlibatan media yang memiliki perspektif perlindungan anak, seperti penyusunan Pedoman Pemberitaan Media Ramah Anak oleh KPPPA dan Dewan Pers serta Aliansi Jurnalis Independen Indonesia dan UNICEF.

ECPAT Indonesia bersama dengan Aliansi Down to Zero dan Aliansi Jurnalis Independen memanggil para jurnalis dan editor yang memiliki kepedulian khusus dalam isu perlindungan anak, khususnya pencegahan Eksploitasi Seksual Anak, untuk ikut serta secara aktif dalam berbagai rangkaian pembelajaran secara online untuk membangun jurnalisme ramah anak.

Rangkaian pembelajaran ini ditujukan untuk memperkuat inisiatif-inisiatif yang sudah dilakukan. Adapun kegiatannya antara lain:

  • E Learning Series: Jurnalisme Ramah Anak (untuk jurnalis): tanggal 25 Agustus 2020, 27 Agustus 2020, 1 September 2020, 3 September 2020, dan 8 September 2020 dengan Live Series Pukul 09.30 – 12.30
  • Webinar dan Focus Group Discussion (FGD) Editor Ramah Anak (untuk editor): 10 September 2020 dengan Live Webinar Pukul 09.30-12.30
Status
Not Enrolled
Price
Free
Mulai Belajar

Masukkan kata kunci pencarian...