Pertemuan Perkenalan Program Peningkatan Kapasitas Lembaga Layanan Bagi Korban ESKA.

SHARE
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Upaya pencegahan dan penanganan eksploitasi anak memerlukan peran para pihak. Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak  (UPTD PPA yang sebelumnya dikenal dengan nama P2TP2A adalah ujung tombak Kementerian Perlindungan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) di daerah. Lembaga ini bertanggung jawab untuk memastikan bahwa layanan yang diberikan pada masyarakat, adalah layanan yang sungguh memastikan bahwa perempuan dan anak, aman dan terlindungi.  

ECPAT Indonesia di tahun 2020 ini menjalin kerjasama dengan salah satu mitra yang berasal dari Jerman yaitu Kindernothilfe (KNH) dalam  proyek baru yaitu peningkatan kapasitas bagi UPTD PPA yang ada di 5 wilayah di pulau Jawa. Proyek ini bertujuan untuk memberikan pendampingan terbaik untuk rehabilitasi korban kekerasan dan eksploitasi seksual anak yang di tangani oleh UPTD PPA di 5 wilayah yakni DKI Jakarta, Kota Bandung, Kabupaten Sleman, Kota Surakarta dan kabupaten Sidoarjo.  

Untuk itu, pada tanggal 12 Maret 2020 ECPAT Indonesia mengadakan pertemuan perkenalan program dengan dengan Deputi Perlindungan Anak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA), Bapak Nahar, SH, MSi, bersama Ibu Dra. Valentina Gintings, M.Si Asisten Deputi Perlindungan Anak dari Kekerasan dan Eksploitasi dalam pertemuan ini, Deputi Bidang Perlindungan Anak, sangat mengapresiasi inisiatif ECPAT Indonesia, yang datang pada saat yang tepat, dimana Kementerian ini sedang memulai mandat tambahan sebagai kementerian yang bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan layanan. Program ini akan mendukung memperkuat kinerja Kementerian, dan karena itu didukung penuh oleh KPPPA, khususnya Deputi Perlindungan Anak. Kementerian akan mendukung dengan membaharui Perjanjian Kerja Sama antara  KPPPA dengan ECPAT Indonesia, dan mengirimkan surat penjelasan kepada UPTD PPA yang terpilih sebagai lokasi program.

ECPAT Indonesia juga mengadakan pertemuan dengan  UPTD PPA di 5 lokasi terpilih, yang akan menjadi contoh UPTD PPA dengan standar layanan yang tinggi bagi anak korban kekerasan dan eksploitasi seksual, baik secara tatap muka langsung dengan UPTD PPA DKI Jakarta pada tanggal 10 April 2020 dan diikuti dengan serial meeting secara daring dengan ke 4 UPTD lain pada tanggal 26 dan 27 April, karena PSBB akibat Covid 19 telah diberlakukan.

Semua UPTD PPA menyambut baik dan mengapresiasi inisiatif ini, karena akan memperkuat performa kerja mereka. Peningkatan pemahaman dan skill sangat dibutuhkan, karena selama ini hanya sebagian dari pekerja di UPTD PPA terpilih yang memperoleh kesempatan untuk mendapatkan peluang peningkatan kapasitas. Mereka menyambut baik pelatihan yang dapat mereka akses secara kolektif sehingga seluruh tim akan mendapatkan penguatan.

Penulis : Maria Yohanista

 

SHARE
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on linkedin
LinkedIn
Share on whatsapp
WhatsApp

Masukkan kata kunci pencarian...

Enter search keyword...