Media Gathering Aksi/2015: Mengawal Agenda Pembangunan Indonesia

NewsLeave a Comment

Tahun 2015 akan menjadi momentum besar sebagai titik transisi bagi setiap negara dalam mewujudkan agenda pembangunan yang inklusif dan mengedepankan keadilan, dengan menekankan 3 pilar keberlanjutan pembangunan: sosial, ekonomi dan lingkungan.

Agenda pembangunan tersebut merupakan lanjutan dari upaya pengentasan kemiskinan yang pernah disepakati negara-negara pada tahun 2000 yaitu Millenium Development Goals (MDGs). Ada 3 momentum kunci menuju kerangka pembangunan pasca MDG di tahun 2015 yang terdiri dari Konferensi Pembiayaan Pembangunan (Financing for Development) bulan Juli 2015 di Addis Ababa, Ethiopia, Sidang Umum PBB ke-70 (UNGA) bulan September 2015 di New York, USA, dan Climate Summit COP21, bulan Desember 2015 di Paris, Perancis.

Ketiga momentum tersebut merupakan ruang negosiasi yang akan berujung pada pembuatan komitmen para kepala negara untuk membangun sebuah generasi yang lebih baik. Hasil dari negosiasi tersebut akan mengungkapkan seberapa jauh ambisi mereka untuk pengentasan kemiskinan, mengatasi ketidaksetaraan dan perubahan iklim.

Sementara itu, untuk mencapai kesepakatan agenda pembangunan berkelanjutan diperlukan upaya terpadu di seluruh platform masyarakat sipil dalam bentuk kerja sama yang efektif sehingga seluruh warga negara di seluruh dunia dapat terlibat dalam proses mencapai agenda pembangunan tersebut.

Aksi/2015 merupakan koalisi informal yang melibatkan ratusan organisasi di seluruh dunia. Saat ini banyak orang bersiap untuk melakukan kampanye bersana, mulai dari Mali sampai Meksiko, Senegal hingga Sri Langka, Inggris hingga Indonesia. Pergerakan kami meliputi organisasi-organisasi non-profit tingkat internasional, jaringan akar rumput, pergerakan sosial, kelompok keagamaan, dan lainnya.

Di Indonesia, Koalisi Aksi/2015 terdiri dari Save the Children, Wahana Visi Indonesia, Koalisi 18+, INFID, Jaringan GUSDURian, ECPAT Indonesia, Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia, Aliansi Remaja Independen, The Indonesian Institute, Aliansi Desa Sejahtera dan berbagai komunitas lainnya yang berkomitmen untuk bersuara di tahun 2015 ini.

Salah satu cara untuk mendukung adalah dukungan dari para jurnalis, karena peran jurnalis sangat penting untuk mengontrol para elite seperti dalam penggunaan anggaran apakah sudah sesuai, dan mengawal implementasi kesepakat-kesepakatan lainnya yang sudah diratifikasi oleh Indonesia.

Pada tanggal 9 juli 2015, koalisi Aksi/2015 mengadakan acara media gathering dan buka bersama yang bertempat di Warung Daun, sebagai upaya peningkatan peran media dalam mengontrol 3 momentum besar tersebut. Media gathering ini di hadiri oleh 23 pesarta dari berbagai media di Indonesia.

ECPAT IndonesiaMedia Gathering Aksi/2015: Mengawal Agenda Pembangunan Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.