Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Destinasi Wisata (Toba Samosir)

BeritaKomentar

[Pelatihan ESKA di Tobasa]

Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan dan Eksploitasi Seksual Anak di Destinasi Wisata, ini adalah kegiatan pelatihan yang ketiga yang telah dilakukan. Sebelumnya pelatihan ini telah dilakukan di dua Kabupaten, yaitu Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta dan Kabupaten Garut, Jawa Barat. Pelatihan ketiga ini dilaksanakan di Kabupaten Toba Samosir (TOBASA), Sumatra Utara, Pelatihan ini menindaklanjuti dari hasil quick assessment yang telah dilakukan pada bulan juli 2017 yang lalu.

Pelatihan ini mengundang peserta dari berbagai macam unsur, yang terdiri dari pemerintah daerah Tobasa, seperti Dinas PMD & PA Kabupaten Tobasa, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata dan juga Dinas Tenaga Kerja, selain itu pelatihan ini juga mengundang peserta dari sektor swasta seperti perwakilan dari Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Tobasa, perwakilan dari Asosiasi Tour Guide dan juga perwakilan hotel yang ada disekitar danau Toba. Selain itu juga ada perwakilan dari lembaga permerhati anak yaitu Yayasan PKPA Sumatra Utara, PKPA Kab. Nias dan juga peserta dari forum anak Kabupaten Tobasa.

Pelatihan ini dibuka oleh Kepala Dinas PMD dan PA Kabupaten Tobasa Bapak Wasir Simanjuntak, lalu ada juga perwakilan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Ibu Ratih Rahmawati yang memberikan kata sambutan dan memberikan sedikit materi tentang perlindungan anak. Dalam pelatihan ini peserta diberikan pengetahuan terkait dengan upaya-upaya pencegahan dan penanggulangan kekerasan dan eksploitasi seksual anak yang bisa terjadi di daerah wisata. Pada hari pertama peserta pelatihan diberikan materi tentang hak-hak anak dan juga materi tentang bentuk-bentuk eksploitasi seksual komersial anak (ESKA), yang materinya diberikan oleh fasilitator dari ECPAT Indonesia yaitu Mba Umi Farida.

Pada hari kedua pelatihan , yang mengisi materi modul 3 adalah Yayasan PKPA yaitu Ibu Keumala Dewi, yang juga Direktur dari Yayasan PKPA. Pada sesi ini fasilitator memberikan materi tentang keterkaitan pariwisata dengan eksploitasi seksual anak dan juga materi tentang gambaran umum perlindungan anak di Indonesia. Pada materi ke empat fasilitor diisi oleh Bapak Ahmad Sofian yang merupakan Kordinator Nasional dari ECPAT Indonesia. Pada sesi ini fasilitator memberikan materi tentang sanksi hukum dan juga tentang siapa pelaku ESKA.

Pada sesi terakhir materi pelatihan ini fasilitator kembali ke mba Umi Farida yang membawakan materi tentang Mengenali kekuatan dan tantangan dari daerah Tobasa, para peserta dikumpulkan dan dibagi menjadi 4 kelompok untuk mengisi tentang kekuatan dan kelemahan yang ada dikabupten Tobasa. Setelah sesi ini dilanjutkan sesi Rencana Tindak Lanjut, pada sesi ini disepakati ada 6 buah Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang akan dilakukan oleh para peserta setelah pelatihan ini, dan salah satunya RTL nya mendorong adanya perlindungan anak di Kabupaten Tobasa yang memang belum ada di Kabupaten Tobasa.

Penulis :

Rio Hendra

ECPAT IndonesiaPelatihan Pencegahan dan Penanggulangan Eksploitasi Seksual Komersial Anak di Destinasi Wisata (Toba Samosir)

Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *