Seminar Smart School Online untuk Guru, Orang Tua dan Komunitas (Jakarta Timur)

BeritaKomentar

Jakarta Timur, 28 Pebruari 2018. Sebanyak 300 orang tua dan guru serta 300 siswa-siswi di wilayah Jakarta Timur mengikuti kegiatan Smart School Online yang dilaksanakan oleh ICT Watch, SEJIWA dan ECPAT Indonesia di Hotel Max One, 28 Pebruari s.d 1 Maret 2018. Kegiatan ini didukung oleh Google, Kemkominfo, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Kementerian Pendidikan, berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital (SiBerkreasi), Relawan TIK, Kompak Jakarta, Internet Sehat dan ID COP.  Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari yang dimulai dengan seminar untuk orang tua di tanggal 28 Pebruari dilanjutkan dengan seminar anak di hari kedua. Dan untuk memperdalam pemahaman peserta dilaksanakan workshop di Graha Mandiri Jati Negara secara pararel di tanggal 1 maret 2018 untuk guru dan 2 pebruari untuk anak. dalam workshop ini sebanyak 150 guru/orang tua dan 150 siswa di Jakarta Timur ikut dalam kegiatan ini.

Kegiatan ini mengedukasi peserta mengenai bagaimana menjadi sahabat cerdas bagi anak di era digital, menjadi pendidik unggul bagi milenia, internetan tanpa khawatir dari kejahatan seksual anak di ranah online. Seluruh materi tersebut diberikan kepada peserta di kelas pararel oleh ICT Watch, ECPAT Indonesia dan Sejiwa. Pemateri tersebut diantaranya adalah, Indriyatno banyumurti dan Ayu laila (ICT Watch), Ahmad Sofian (ECPAT Indonesia) dan Stefany Hutapea (KOMPAK – Youth Group ECPAT), Diena hariyana dan Helen Citra Dewi (SEJIWA).

Hadir di kegiatan ini sekaligus memberikan paparan Ary Budi Wibowo dari SiBerkreasi. Siberkreasi adalah gerakan yang muncul dari kesadaran para komunitas di dunia IT yang melihat pentingnya mengedukasi masyarakat kita agar melek literasi digital. Bersama Smart School Online ini Mas Arry juga mengajak agar masyarakat cerdas dalam menggunakan internet dan dapat menangkal konten-konten negatif di internet serta memperbanyak konten positif di internet.

Sementara itu Kementerian Informatika dan Telekominikasi, yang di wakili staf Ahli menteri, Dedy Permadi, menyampaikan agar masyarakat jangan sampai terpancing dengan berita-berita yang tidak benar. Saat ini internet banyak digunakan untuk menyebarkan berita bohong yang ternyata merupakan bisnis yang sangat besar. Apalagi di Era Pilkada ke depan, kita harus lebih kritis karena dengan perbedaan yang ada di antara kita mudah sekali masyarakat kita disisipi dengan berita bohong sehingga bisa memecah belah persatauan hanya untuk kepentingan politik.

Perwakilan Google, Ryan Rahardjo menyampaikan dalam presentasinya bahwa google.org sangat mendukung upaya pemerintah dan inisiatif lembaga swadaya masyarakat dalam mendorong penggunaan internet lebih baik dan menangkal dampak negatif dari Internet. itu sebabnya google bekerjasama melalui program Smart School Online ini untuk bisa berkontribusi dalam membangun budaya literasi digital di masyarakat. Sebagai contoh saat Ryan menanyakan ke peserta berapa banyak peserta yang tahu tentang google safe search (pencarian aman) dan mengaktifkan fitur tersebut, hanya beberapa orang saja (bisa dihitung jari) yang ternyata mengaktifkan fitur safe search tersebut, sementara sebagian besar peserta lainnya belum mengetahui hal tersebut. Di akhir sesi Ryan mengajak peserta bersama-sama mengaktifkan safe search di gadget peserta sebagai bentuk perlindungan kita untuk memfilter informasi yang tidak layak bagi anak.

Meskipun kegiatan ini di khususkan untuk wilayah Jakarta Timur namun peserta yang antusias hadir ternyata dari banyak tempat. Bahkan salah satu peserta yang sempat bertanya, diketahui berasal dari palembang. Dia mengatakan bahwa kegiatan seperti ini penting untuk mengedukasi masyarakat agar memahami internet dan tidak tergerus jaman.

Andy Ardian yang mewakili Tim Smart School Online menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan seminar dan workshop yang diselenggarakan di 12 kota di Indonesia yang menyasar orang tua dan guru serta siswa sekolah tingkat SMP dan SMA. Diharapkan melalui kegiatan ini anak-anak kita bisa terlindungi dari potensi bahaya yang ada di internet, orang tua dan guru mendapatkan tambahan pengetahuan bagaimana menghadapi situasi internet saat ini, serta mendorong peserta untuk menggunakan internet dengan lebih baik, seperti memanfaatkan untuk bisnis, mendorong kreatifitas dan memperkaya pengetahuan. Dunia internet yang aman melalui sekolah yang menggunakan internet dengan baik tentunya menjadi harapan kita ke depan untuk membina generasi penerus kita.

Penulis : Andy Ardian (Program Manager)

ECPAT IndonesiaSeminar Smart School Online untuk Guru, Orang Tua dan Komunitas (Jakarta Timur)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *